Pada tanggal 3 September 2019, Theater JKT48 di FX Sudirman dipenuhi oleh fans karena setelah pertunjukkan pada hari itu dilangsungkan pengumuman tahap dua dari senbatsu sousenkyou Single Original. Bukan hanya peringkat member pada tahap dua yang diumumkan pada acara tersebut, tetapi juga tentang Single Original yang akan diproduseri anak bangsa, Lale Ilman Nino.
Yap, Single Original JKT48 nanti adalah karya dari Lale dan Ilman yang merupakan anggota Maliq & d’Essentials dan juga Nino dari RAN. Mereka adalah orang-orang dibalik lagu Jangan oleh Marion Jola, Hanya Engkau yang Bisa oleh Armand Maulana, Siapakah Kau Tuk Jatuh Cinta yang dibawakan HiVi, dan masih banyak karya hebat lainnya. Nampaknya JOT (JKT48 Operation Team) ingin menunjukan keseriusan dalam penggarapan Single Original pertama dari Sister Group AKB48 yang berbasis di Jakarta ini dengan menggaet Laleilmannino. Namun, dengan begini muncul pertanyaan bagaimana Laleilmannino akan men-deliver lagu yang harus cocok dengan warna dari JKT48.
Sebagai seorang fans dari JKT48 dan penikmat karya-karya dari Laleilmannino, saya ingin membagikan lagu Laleilmannino yang menurut saya dapat menjadi referensi untuk Single Original dari JKT48.
1. SIM – Surat Izin Mencinta (Bastian Steel)
Lagu ini sangat nge-pop dan tempo yang pas untuk dipakai dance. Selain itu, dari segi lirik yang menggambarkan kisah cinta anak sekolah sangat masuk dengan banyak tema-tema lagu JKT48 sebelumnya.
2. Definisi Bahagia (Vidi Aldiano)
Kalau menurut teman saya yang seorang pengamat musik, lagu ini mirip-mirip dengan lagu JKT48 yang berjudul Fortune Cookie yang Mencinta. Mungkin pada awal lagu tidak begitu terdengar seperti lagu yang akan dibawakan JKT48, namum ketika masuk ke refrain saya merasa melodi seperti ini sangat cocok untuk JKT48.
3. Kereta Kencan (Hivi)
Menurut saya, hampir semua lagu di album Kereta Kencan ini dapat dibawakan oleh JKT48. Alasannya karena nuansa nostalgia masa remajanya membuat terbayang untuk dibawakan dengan seifuku. Tapi lagu Kereta Kencan ini yang paling cocok, ketika mendengarkan lagu ini saya langsung teringat pada lagu Fajar Sang Idola — Idol no Yoake, mungkin karena musiknya yang terdengar ramai.
Sekian pendapat saya tentang karya Laleilmannino yang mungkin bisa menjadi referensi untuk memprediksi seperti apa Single Original dari JKT48 nanti. Salah satu cita-cita saya sebagai seorang fans adalah dapat melihat JKT48 dapat tampil di panggung festival musik seperti Synchronize Fest atau Java Jazz (walaupun sudah pernah). Dan semoga Single Original ini adalah penanda bahwa JKT48 sudah siap untuk masuk dan bersaing di panggung musik Indonesia.
Catatan arsip: artikel ini pertama kali diterbitkan di Mamen48 pada 12 November 2019. Ejaan dan konteks waktu mengikuti penerbitan aslinya.