Kolam retensi adalah infrastruktur dasar yang lahir dari kebutuhan kota menghadapi air: menampung limpasan, mengurangi tekanan banjir, dan memberi ruang bernapas bagi kawasan yang semakin padat. Ketika infrastruktur seperti ini kemudian dibayangkan sebagai ruang publik dan pusat ekonomi kreatif, gagasannya menarik, tetapi prioritasnya harus tetap jelas.
Antara melaporkan Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha bertemu Kementerian Ekonomi Kreatif untuk membahas potensi pengembangan kolam retensi Danau Kajang Lako. Kawasan yang sedang dibangun di Kelurahan Paal V, Kecamatan Kota Baru, itu disebut tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga dapat menjadi ruang publik, destinasi wisata berbasis lingkungan, dan pusat aktivitas ekonomi kreatif.
Di banyak kota, ruang air yang dirancang baik memang bisa menjadi tempat warga berolahraga, berkumpul, berdagang, dan menikmati kegiatan budaya. Dampaknya dapat terasa langsung bagi UMKM sekitar. Tetapi narasi wisata tidak boleh membuat fungsi hidrologis menjadi tempelan. Kolam retensi yang gagal menjaga kapasitas tampung dan kualitas lingkungan akan kehilangan alasan paling mendasar dari keberadaannya.
Karena itu, pengembangan ekonomi kreatif di Danau Kajang Lako perlu dibangun di atas tata kelola yang disiplin: pemeliharaan rutin, pengendalian sampah, akses pejalan kaki, keamanan pengunjung, ruang UMKM yang tertata, dan transparansi rencana pembiayaan. Jika area publik baru hanya cantik saat peresmian, warga akan menanggung biaya sosialnya setelah lampu acara padam.
Pemerintah kota juga perlu memastikan warga sekitar menjadi penerima manfaat, bukan hanya penonton perubahan kawasan. Ruang kuliner, panggung seni, dan agenda event sebaiknya memberi tempat bagi pelaku lokal dengan aturan yang adil dan biaya yang masuk akal.
Kolam retensi bisa menjadi contoh kebijakan kota yang menyatukan adaptasi iklim, ruang publik, dan ekonomi lokal. Namun ukuran keberhasilannya bukan sekadar ramai dikunjungi, melainkan apakah banjir berkurang, lingkungan terawat, dan warga mendapat manfaat yang nyata.
Sumber: ANTARA News.
Comments
Login to join the conversation and leave a comment.
Loading comments...



