GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD •
Sisi Feminin Jinan yang Mendebarkan
Hobbies/JKT48

Sisi Feminin Jinan yang Mendebarkan

ragetegar

Perubahan seolah datang dengan mengagetkan. Hal itu menjadi perasaan yang terasa aneh dan terkadang mendebarkan. Logika menerka-nerka antara tidak biasa atau seakan mulai merasa jatuh cinta. Rasa tersebut tak khayal muncul tatkala adanya sisi feminin Jinan Safa Safira.

Jinan sebelumnya lebih sering tampil kalem nan elegan. Persona yang disandingkan dengan aktris kenamaan Tara Basro seolah membuatnya kian terinspirasi. Alhasil, image judes justru melekat dalam diri gadis kelahiran 8 Juni 1999 ini. Di sisi lain, Jinan sebenarnya mengaku merupakan sosok yang easy going apabila seseorang telah jauh mengenalnya lebih dalam ketimbang menebak-nebak dari sisi luarnya saja.

Anggapan sifat yang dingin agaknya sedikit benar melihat unggahan foto Jinan di media sosial. Jinan cenderung tampil dengan gestur bibir datar dan sorot mata tajam. Senyumnya seumpama gerhana yang jarang-jarang ada. Belum lagi karakter moody yang kerap melingkupinya dapat memengaruhi suasana hati Jinan yang masih berusia remaja.

Jinan dengan segala karakternya, baik yang tampak maupun tak tampak, tetap memiliki basis penggemar yang setia. Data statistik MVP per tanggal 28 Januari 2018 menunjukkan bahwa Jinan telah mendapatkan 13 kali MVP dengan rincian 7 MVP 100, 4 MVP 200, dan 2 MVP 300. Raihan tersebut menempatkannya di posisi kedua pemilik poin MVP tertinggi tim T di bawah Cindy Hapsari yang per tanggal 1 Februari 2018 akan dipindahtugaskan ke tim J. Jinanika tentu telah jatuh cinta dengan sebab-sebab yang membuat Jinan layak untuk didukung dan para penggemar lain belum sadari sedari dulu.

Gadis penyuka Kpop ini tanpa disadari menunjukkan sisi berbedanya di akhir pertengahan tahun 2017. Jinan lebih banyak tampil tersenyum dengan garis bibir terangkat dan sebersit gigi yang muncul dengan manis. Ia tidak jarang tampil manyun seolah menandai sebentuk ekspresi lucu yang mampu ia lakukan. Wajahnya tampak lebih ceria dengan simpul-simpul senyum yang membersit sampai ke pipi.

Tidak diketahui pasti penyebab perubahan ekspresi Jinan belakangan ini. Hal itu pun belum tentu disadari oleh banyak penggemar. Sisi feminin Jinan terasa tidak biasa bagi sebagian penggemar yang lebih banyak mengira ia adalah sosok yang judes. Hal itu justru menjadi ketidakbiasaan alih-alih semakin penasaran untuk mengenal sosok Jinan.

Jinan for Undergirls di 2018?

Jinan membuka tahun 2018 dengan raihan MVP 300 di setlist Dareka no Tameni. Catatan tersebut membuatnya berada di posisi 2 pemilik poin MVP tertinggi di tim T dan peringkat 16 di seluruh tim. Namun demikian, rekor tersebut tidak menjamin apapun karena belum ada rentetan fakta yang menunjukkan pengaruh MVP terhadap lonjakan karier anggota JKT48.

Jinan setidaknya selalu tampil reguler bersama tim T di teater JKT48. Ia rajin membawakan beberapa setlist yang enerjik dan garang, seperti Kagami no Naka no Jean da Arc, Renai Kinshi Jourei, dan Itoshisa no Defense. Kali ini, ia tampil lebih anggun dengan balutan gaun putih pada unit song Shinkirou, meskipun ia banyak tampil pada zona nyamannya di unit song Bird.

Walaupun belum pernah menyabet peringkat di dua kali keikutsertaannya dalam gelaran sousenkyo, Jinan pernah tampil di acara televisi The Comment di NET. yang tayang pada tanggal 1 November 2017. Saat itu, ia tampil bersama Citra Ayu Pranajaya. Hal itu tentu menjadi nilai dan kebanggaan tersendiri bagi Jinan dan Jinanika.

Raihan yang Jinan peroleh di tahun akhir 2017 hingga kini tentu patut diganjar dengan posisi undergirls di sousenkyo 2018. Jinanika tentu telah menyiapkan strategi khusus untuk membanggakan oshimen-nya tersebut. Statistik para pendatang baru di gelaran dua sousenkyo terakhir cukup membuka peluang Jinan untuk melenggang di sousenkyo tahun ini. Hal itu telah dibuktikan oleh Shani Indira Natio di sousenkyo 2015, Nadhifa Salsabila di sousenkyo 2016, serta Melati Putri, Violeta Burhan, dan Tan Zhi Hui Celine di sousenkyo tahun lalu. Setidaknya satu slot undergirls layak untuk diperjuangkan dan didapatkan oleh Jinan Safa Safira.

Pada tahun 2018, Jinan mau tidak mau harus semakin kuat dan tegar. Setelah ditinggal Christi, kompatriotnya di JCC, ia terpaksa merelakan sahabatnya, yaitu Cindy Hapsari dan Nurhayati, yang dipindahtugaskan ke tim J. Sisi feminin Jinan yang mendebarkan paling tidak menjadi sinyal baik kalau ia sedang baik-baik saja.


Catatan arsip: artikel ini pertama kali diterbitkan di Mamen48 pada 3 Februari 2018. Ejaan dan konteks waktu mengikuti penerbitan aslinya.

Share This Article

Comments

Login to join the conversation and leave a comment.

Loading comments...