GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD •
Ngidol itu Tidak Murah!!!
Hobbies/JKT48

Ngidol itu Tidak Murah!!!

ragetegar

Arti Ngidol ?

NGIDOL, apa sih arti ngidol itu sendiri ? ngidol itu adalah sikap mendukung seorang atau grup disukai yang biasanya mengarah ke artis-artis dalam negeri atau luar negeri. Ngidol itu tidak gampang karena dibutuhkan usaha dan upaya untuk seorang atau grup yang didukung itu sendiri bisa terus berkembang dan lebih terkenal lagi.

JKT48 adalah sebuah grup idol yang pertama ada di Indonesia, idol grup itu sendiri memiliki banyak member yang semuanya terdiri dari kaum hawa dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda setiap membernya. Salah satu visi grup ini yaitu “Tumbuh dan berkembang bersama fans”. Dari kata-kata tersebut bisa disimpulkan bahwa fans juga salah satu pondasi untuk grup ini bisa terus berkembang.

Mengidolakan JKT48 sebenarnya tidak gampang. Jika kalian sangat fokus pada seorang member saja karena misalkan hanya mendukung JKT48 secara keseluruhan itu hanya cukup membeli setiap CD/DVD pada setiap single yang baru saja rilis dan mungkin menonton setiap penampilan pada saat tampil disuatu event yang mereka hadiri. Sedangkan kalau hanya mendukung satu member saja itu lebih berat lagi, karena di grup ini terdapat persaingan yang teramat dingin antar setiap member. Hal tersebut bisa sangat jelas dilihat pada pemilihan member untuk single terbaru melalui voting dari fans. Setiap member saling menunjukkan kemampuan mereka untuk memikat para fans untuk mendukung mereka.

Mendukung secara perorangan itu membutuhkan beberapa aspek. Seperti waktu, tenaga, dan juga pastinya biaya yang sangat sangat besar, dimulai dari datang ke theater untuk melihat perkembangan yang telah mereka capai. Ada juga membeli handshake yang banyak dan 2shot bersama member yang didukung karena katanya ada sisi penilaian dari pihak management JKT48 itu sendiri.

Belum lagi, pada acara pemilihan member untuk single terbaru yang berupa vote sebanyak-banyaknya. Dan juga hal lain seperti memberikan kesenangan pribadi pada member tersebut dengan memberikan hadiah-hadiah ataupun project-project yang dibuat sendiri untuk member tersebut.

Kenapa sih ngidol itu tidak murah ? Ya itu tadi beberapa hal yang telah disebutkan diatas. Coba ditinjau dari segi biaya, seperti :

  • Nonton Theater : 120rb, terus kalau dilakukan terus menerus misalkan untuk 100 kali nonton bisa mencapai, 120rb x 100 kali nonton menjadi 12 juta.

  • Handshake : 40rb, itu baru membeli satu saja, kalau belinya setiap event 3 bulannya ini minimal 10 ? berarti, 40rb x 10 tiket handshake menjadi 400rb dan kalau dalam 1 tahun ada 4 event handshake berarti bisa 400rb x 4 event handshake menjadi : 1,6 juta.

  • 2shot : 140rb atau 100rb. Kalau diakumulasi sering melakukan foto bersama member setiap bulan misalnya 3x. Berarti (100rb x 3 2shot) x 12 bulan dalam 1 tahun menjadi 3,6 juta.

  • Vote Pemilihan member : bisa dibilang harga pasaran 1 vote untuk pemilihan sebelumnya yaitu 8rb, jika mau ngevote member yang didukung sebanyak 1000 vote itu berarti 8rb x 1000 menjadi 8juta.

Source : KapanLagi

  • Memberikan hadiah : misalkan memberikan 1 bucket bunga dengan harga 300rb dan 1 tas kecil dengan harga 500rb jadi totalnya 800rb.

Source : Twitter

Biaya yang sangat fantastik bukan ? mungkin ada saja fans yang bisa melebihi hal tersebut loh. Untuk aspek lainnya seperti waktu dan tenaga bakal saling selaras dengan biaya yang dikeluarkan. Tapi inilah yang dinamakan totalitas dalam ngidol. Para fans banyak sekali mengorbankan beberapa aspek tersebut. Bisa juga dibilang sih ngidol itu adalah hobby yang cukup mahal. Tapi kalau udah dinamakan hobby, hobby itu tidak memandang material karena lebih pada kepuasan yang telah didapat. Jadi gimana ? ngidol itu tidak murah bukan, gimana dengan ngidolmu ?

@heeendras

Catatan arsip: artikel ini pertama kali diterbitkan di Mamen48 pada 13 Agustus 2017. Ejaan dan konteks waktu mengikuti penerbitan aslinya.

Share This Article

Comments

Login to join the conversation and leave a comment.

Loading comments...