GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD •
Life Observer – Part 1
Hobbies/JKT48

Life Observer – Part 1

ragetegar

I’m a life observer. I observe.
My life motto is “be mediocre most of the time, be exceptional when it matters”. Suatu motto yang nampaknya diterapkan dari hati oleh timnas Portugal saat menang melawan timnas Perancis di Euro 2016 kemarin.

I’m a life observer. Gue mengamati. Dan gue ahli dalam hal ini.
Dan di malam yang nampaknya tak ada ujungnya ini, biarkan gue berbagi.

2014.

Tahun di mana gue meninggalkan negara ini. Tahun di mana gue merantau menimba ilmu di seberang lautan sana, di mana gue meninggalkan sahabat, teman, keluarga, dan ehm, dia. Perjuangan tidak mudah di sana, lingkungan baru, budaya baru, dan teman-teman baru. Di tengah kegalauan yang sepertinya tidak ada habisnya dalam menghadapi masalah hidup, seorang teman lama di tanah air (yang notebene seorang wota) mengenalkan gue ke 48 Group.

AKBingo.

Semua berawal dari sini. Gue familiar dengan variety show khas Jepang yang agak “tidak wajar” dari acara-acaranya grup komedi Downtown. Terutama Gaki no Tsukai (buat yang gatau, please do check them out). Cuma ga pernah kebayang aja kalau anak-anak muda cewek idol ini bisa punya acara sendiri yang penuh dengan games aneh, unik, dan kadang ga masuk di akal.

AKBingo ngebuka mata gue, bahwa ada sekelompok anak muda yang siap berusaha keras melakukan berbagai hal demi meraih mimpi mereka. Mereka belajar nari, nyanyi, akting, dan berbagai kegiatan lain yang sekiranya dapat menunjang karir mereka. Kalau kata Akimoto Yasushi sang bos besar, 48 Group adalah sekolah kehidupan demi menjadi entertainer. Alhasil gue binged acara variety show yang 48 Group punya. Abis acara yang bisa gue tonton, gue merambah ke acaranya 46 Group, toh produsernya sama, product differentiation aja.

2016.

Tahun yang paling berat di hidup gue. Gue udah lama banget ga ketemu tanah air, ketemu handai taulan (haish), teman, sahabat, dan si dia yang tak lagi ada di sini, efek LDR yang memang tak bisa disanggah (ehm curcol). Belum cukup, tesis bikin gue setengah gila, bikin gue menyadari bahwa kafein adalah salah satu temuan paling penting dalam sejarah hidup umat manusia.

Dua tahun ngidol jadi fans far (tanah air sendiri aja jauh, apalagi negara matahari terbit itu), gue khatam dengan hal-hal terkait 48 dan 46 Group. Mereka kasih gue comfort, kasih hal yang bisa gue nanti di akhir hari dengan gue nonton acara mereka. Mereka bisa menenangkan hati (cailah) dan mengalihkan perhatian gue dari kepenatan masalah dunia. Hal-hal sederhana seperti posting di forum, bertukar pendapat dengan fans far lain, bahkan provide live translation ketika Sousenkyo Speech (Sashi lagi, Sashi lagi) emang bikin gue sadar kalau bahagia itu sederhana.

To be continued in part 2

Catatan arsip: artikel ini pertama kali diterbitkan di Mamen48 pada 21 Agustus 2017. Ejaan dan konteks waktu mengikuti penerbitan aslinya.

Share This Article

Comments

Login to join the conversation and leave a comment.

Loading comments...