GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD •
Berbagai Kemungkinan yang Terjadi saat Melody jadi General Manager JKT48
Hobbies/JKT48

Berbagai Kemungkinan yang Terjadi saat Melody jadi General Manager JKT48

ragetegar

Mulai 1 April 2018, Melody bukan lagi member JKT48. Tapi dia masih menjadi bagian dari JKT48. Bahkan jabatannya kini lebih tinggi lagi. Bukan sekadar member, kapten atau theater General Manager, tapi kini ia adalah General Manager JKT48. Posisi yang sangat penting di JKT48 yang ditinggalkan almarhum Jiro Inao

Melihat track record-nya sebagai member paling senior di JKT48, pengalamannya sebagai kapten grup dan theater general manager, membuatnya menjadi salah satu orang yang paling mengerti kondisi JKT48 saat ini. Jadi, keputusannya untuk menjadi general manager tidaklah aneh. Tapi tentu akan ada banyak perbedaan saat JKT48 dikelola oleh Jiro-san dan oleh Melody nanti. Kira-kira apa saja ya bedanya? Ini berbagai kemungkinan yang bisa saja terjadi

  1. Keputusan Melody untuk senbatsu single JKT48 Sangat Berpengaruh

    Selain lewat senbatsu sosenkyo dan janken tournament, senbatsu tiap single JKT48 ditentukan oleh manajemen. Adanya Melody di jajaran manajemen kali ini – posisi paling penting pula – pastinya membuat keputusan Melody untuk member senbatsu single sangat berpengaruh.
    Jika mau berspekulasi, mungkin formasi senbatsu JKT48 untuk single-single berikutnya tidak akan jauh beda dengan formasi senbatsu Dirimu Melody, karena untuk single tersebut Melody diberi kuasa untuk memilih formasi senbatsunya. Kira-kira kalau dijabarkan seperti ini :
    – semua member generasi 1
    – kapten tim (Sisil, Yona, Ayana)
    – Ace tim
    Untuk ace tim bisa diacak-acak tergantung keputusan manajemen. Untuk single Dirimu Melody slot ini diisi oleh Vanka & Michelle, Shani & Yupi, Devi & Zara.Jika manajemen mengulang lagi format tersebut untuk single-single berikutnya, maka akan menjadi berkah bagi member generasi pertama yang masih tersisa karena mereka mendapat jaminan senbatsu, terutama yang jarang masuk senbatsu seperti Gaby, Frieska dan Sonia. Dan ini sangat mungkin terjadi karena sekarang Melody menempati posisi General Manager. Kita lihat saja nanti

  • JOT akan Lebih Transparan

    Manajemen JKT48 alias JKT48 Operation Team (JOT) selama ini dikenal agak tertutup terutama dengan fans. Memang sih tidak betul-betul anti masukan, dan akhir-akhir ini kita juga merasa JOT mulai ada perbaikan. Tapi dengan masuknya Melody dalam jajaran JOT sebagai general manager, harusnya JOT menjadi lebih transparan. Mengapa?
    Karena selama Melody menjadi member, dia sudah sering berinteraksi dengan fans. Dan tentu fans berharap interaksi dengan Melody tidak berkurang walaupun Melody kini masuk jajaran manajemen. Apalagi jika Melody tetap aktif di sosial media, dan tetap mengikutsertakan fans dalam pengumpulan ide, seharusnya ini menjadi jalan bagi JOT agar semakin terbuka dengan fans lewat Melody. Apalagi posisi Melody – sekali lagi – adalah general manager. Posisi yang tidak main-main. Kita boleh berharap JOT akan semakin transparan nantinya, lewat Melody

  • Single Original jadi Lebih Mungkin Dicapai?

    Salah satu alasan Melody memutuskan masuk jajaran JOT adalah ia ingin memenuhi target yang tidak bisa ia penuhi selama menjadi member, yaitu single orisinal dan konser di GBK. Mungkin dengan ia bekerja di balik layar, kedua target itu bisa tercapai
    Wajar saja Melody berpendapat begitu, dan bukan hal mustahil juga untuk bisa tercapai. Melody tentu sudah tahu bahwa single orisinal adalah harapan fans sejak lama. Bahkan saat diwawancara oleh Anji, Anji sempat bilang kalau dia bisa saja membuatkan lagu untuk JKT48, namun terhalang oleh ketentuan dari AKB48. Mungkin saja dengan masuknya Melody menjadi general manager, akan ada kebijakan dia dan manajemen nantinya yang bisa sedikit “menekan” AKS, misalnya soal single orisinal. Melody sebagai “pemimpin baru” tentu punya banyak ide segar yang ingin dia realisasikan sebagai general manager. Melody tentu lebih tahu apa yang diinginkan member dan fans karena ia pernah menjadi bagian disitu. Pastinya akan sulit, tapi bukan tidak mungkin terjadiKini Melody menjadi pemimpin baru JKT48. Posisinya akan jauh lebih berat daripada menjadi member. Kita doakan semoga Melody bisa membuat JKT48 kembali ke masa jayanya


  • Catatan arsip: artikel ini pertama kali diterbitkan di Mamen48 pada 1 April 2018. Ejaan dan konteks waktu mengikuti penerbitan aslinya.

    Share This Article

    Comments

    Login to join the conversation and leave a comment.

    Loading comments...