GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD •
Lesti Kejora Sepanggung dengan Siti Nurhaliza di Bukit Jalil, Wujudkan Doa 10 Tahun Lalu
Music/News

Lesti Kejora Sepanggung dengan Siti Nurhaliza di Bukit Jalil, Wujudkan Doa 10 Tahun Lalu

Mamen•

Lesti Kejora akhirnya berdiri sepanggung dengan idolanya, Datuk Seri Siti Nurhaliza, di Stadium Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Pedangdut asal Indonesia itu tampil sebagai bintang tamu di Konsert Tradisional Gema Bumantara pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026, dan berduet dengan Siti membawakan "Kumbang Bunga". Buat Lesti, malam itu bukan cuma soal manggung di stadion besar. Ia sedang menuntaskan doa yang ia panjatkan sekitar sepuluh tahun lalu.

Konsernya sendiri digelar di tengah hujan. Utusan Malaysia melaporkan sekitar 70.000 penonton tetap bertahan di stadion meski diguyur hujan renyai, sementara jpnn.com menyebut angka 72.000 penonton. Banyak di antara mereka datang dengan busana tradisional, sesuai tema konser.

Doa yang Dipanjatkan di Kursi Penonton

Momen paling menyentuh dari penampilan Lesti justru muncul saat ia bercerita di atas panggung. Menurut jpnn.com, Lesti mengenang kejadian sekitar sepuluh tahun lalu, ketika ia datang bersama ayahnya untuk menonton konser Siti Nurhaliza di Indonesia. Waktu itu, ia berdoa agar suatu hari bisa menjadi penyanyi terkenal dan mendapat kesempatan tampil sepanggung dengan sang idola.

Sepuluh tahun kemudian, doa itu terkabul di depan puluhan ribu orang. Di malam yang sama, Lesti membawakan dua lagu: "Zapin Melayu", lagu ciptaan Pak Ngah, dan "Kumbang Bunga" yang ia nyanyikan berduet dengan Siti.

Lewat Instagram, Lesti juga menuliskan rasa syukurnya. "MasyaAllah Alhamdulillah, merasa bangga dan terhormat bisa menjadi bagian dari Konser Dato' Siti Nurhaliza, sosok penyanyi top mancanegara yang sejak dulu saya idolakan," tulisnya, seperti dikutip Liputan6. Ia merangkum perjalanannya bersama Siti dalam satu kalimat: "Dari pernah dijuriin, menonton konsernya bersama Bapak, diajak berkolaborasi dalam lagu dan video clip KUMBANG BUNGA hingga kini diundang menjadi salah satu bintang tamu di konser beliau yang begitu megah bertajuk GEMA BUMANTARA." Unggahan itu ia tutup dengan, "Terima kasih, Dato' Siti, atas inspirasi dan kehormatan ini."

Kenapa Siti Mengundang Lesti dan King Nassar

Lesti tidak datang sendirian dari Indonesia. Penyanyi King Nassar juga masuk daftar artis tamu, bersama dua nama Malaysia, Noraniza Idris dan Haziq Rosebi. Alasan Siti memilih dua penyanyi Indonesia ini sudah ia jelaskan sejak Agustus, saat sidang media pengumuman artis tamu di Royale Chulan Hotel, Kuala Lumpur.

Menurut Siti, seperti dilaporkan Media Hiburan, Lesti dan Nassar sama-sama anak didik maestro musik almarhum Datuk Suhaimi Mohd Zain, yang lebih dikenal sebagai Pak Ngah. "Bagi saya muzik tradisional ini bukan hanya dikenali di Malaysia tetapi juga di Indonesia. Muzik nusantara ini tidak mengenal bangsa dan negara. Sebab itu saya mahukan mereka berdua," kata Siti.

Utusan Malaysia mencatat, Nassar dan Lesti memeriahkan panggung lewat sejumlah lagu, antara lain "Ikan Dalam Kolam", "Seperti Mati Lampu", "Pandang Jeling", "Kumbang Bunga", dan "Zapin Melayu". Jadi, selain duet utama dengan Siti, penonton Malaysia juga kebagian rasa dangdut dan Melayu ala Indonesia.

Cerita di Balik "Kumbang Bunga"

Duet Lesti dan Siti di Bukit Jalil punya sejarah sendiri. "Kumbang Bunga" adalah kolaborasi perdana keduanya, ciptaan duo Firdaus Rahmat dan Iqie Hugh. Menurut laporan Bernama yang dimuat Malay Mail pada November 2025, lagu ini memadukan irama Melayu, Inang, dan dangdut, dan sudah ditonton lebih dari 1,3 juta kali di YouTube dalam waktu kurang dari sebulan setelah dirilis.

Lagu itu juga masuk tiga nominasi Indonesia Dangdut Awards 2025, yaitu Lagu Dangdut Terpopuler, Video Musik Dangdut Terpopuler, serta Duo/Duet/Kolaborasi Dangdut Terpopuler. Siti waktu itu menjelaskan pembagian perannya: bagian dangdut paling cocok untuk Lesti, sementara bagian Inang dan Melayu mewakili gayanya sendiri. Ia juga memuji profesionalisme Lesti selama rekaman dan pembuatan video musik.

"Kumbang Bunga" merupakan salah satu dari 10 lagu di album tradisional Siti yang berjudul sama dengan konsernya, "Gema Bumantara", yang dirilis 28 Oktober 2025. Jadi wajar kalau lagu ini dapat tempat khusus di panggung Bukit Jalil.

Hujan, Reuni 26 Tahun, dan Air Mata Siti

Di luar momen Lesti, konsernya sendiri cukup padat. Menurut Utusan Malaysia, Siti memulai pertunjukan pukul 20.30 waktu setempat dengan aksi silat, lalu membawakan "Mahligai Permata". Konser berlangsung sekitar 3,5 jam dengan lebih dari 30 lagu, diiringi Leman Band dan Orkestra Istana Budaya. Hujan baru mulai reda sekitar dua jam setelah konser dimulai.

Siti sempat meminta maaf kepada penonton soal cuaca. "Saya minta maaf, kita merancang, Tuhan yang menentukan," katanya. "Bukan selalu konsert dalam hujan. Ini sejarah untuk saya dan kita semua. Saya sebenarnya terharu." Ia juga bilang, sembilan bulan setelah konser Legacy 30, impiannya menggelar konser tradisional di stadion terbesar akhirnya jadi kenyataan. Siti bahkan bercerita sempat terjatuh saat latihan permainan tradisional lompat tali, sampai wajahnya bengkak beberapa hari sebelum konser.

Ada beberapa momen lain yang ramai dibicarakan:

  • Noraniza Idris kembali sepanggung dengan Siti setelah 26 tahun, lewat "Dondang Dendang" dan "Hati Kama".
  • Siti tak kuasa menahan tangis saat membawakan "Pesanan Buat Diri", yang ia dedikasikan untuk almarhumah Tun Dr Siti Hasmah.
  • Aktor Zariff Ghazzi mengayuh becak di panggung saat lagu "Kurik Kundi", sementara aktris Izara Aishah muncul saat "Walinong Sari".
  • Konser ditutup dengan tiga lagu ikonik Siti: "Ya Maulai", "Balqis", dan "Cindai".

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim juga ikut menonton. Kepada Anwar, Siti menegaskan bahwa irama tradisional Malaysia tidak kalah dengan irama dari luar negeri dan layak dipentaskan. Keterangan foto ANTARA juga mencatat lagu seperti "Nirmala" dan "Joget Pahang" ikut dibawakan malam itu.

Dari Penonton Jadi Teman Duet

Cerita Lesti di Bukit Jalil ini terasa dekat karena banyak dari kita juga punya idola yang dulu cuma bisa kita tonton dari bangku penonton. Bedanya, Lesti benar-benar sampai di titik itu: pernah dinilai Siti, menonton konsernya bareng ayah, merekam lagu bareng, lalu diundang tampil di konser stadionnya. Kalau kamu belum pernah dengar "Kumbang Bunga", sekarang waktu yang pas buat memutarnya. Di situ kamu bisa dengar sendiri bagaimana bagian dangdut Lesti dan irama Melayu-Inang Siti disatukan dalam satu lagu.

Foto: Siti Nurhaliza tampil di konser Dato' Siti Nurhaliza & Friends di Stadium Negara, Kuala Lumpur, 2 April 2016 (Paulius Staniunas / Wikimedia Commons, CC BY 2.0)

Share This Article

Comments

Login to join the conversation and leave a comment.

Loading comments...