GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD • GIG ALERTS • NEW DROPS EVERY FRIDAY • JABODETABEK FIRST • JOIN THE CROWD •
Worlds 2026 Tinggal Hitungan Hari: Drawing Play-In Rampung, Duel NA vs EU Langsung Tersaji
Sports/Esports

Worlds 2026 Tinggal Hitungan Hari: Drawing Play-In Rampung, Duel NA vs EU Langsung Tersaji

Mamen•

Daftar peserta League of Legends World Championship 2026 akhirnya lengkap. Tiket terakhir ditentukan lewat grand final CBLOL Split 2 pada Sabtu (10/10/2026), dan beberapa jam kemudian Riot Games langsung menggelar drawing babak Play-In. Hasilnya: Cloud9 akan berhadapan dengan Karmine Corp, sementara FURIA bertemu wakil Vietnam, MVK Esports.

Worlds 2026 akan dibuka pada Kamis, 15 Oktober 2026, di Riot Games Arena, Los Angeles, Amerika Serikat. Bagi penonton di Indonesia, itu berarti laga pertama baru bisa disaksikan Jumat dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, karena pertandingan dijadwalkan mulai pukul 11.00 waktu Pasifik setiap hari.

LOS Menutup Pintu, FURIA Turun ke Play-In

Drawing tidak bisa digelar sebelum Brasil menentukan unggulan pertamanya. Final CBLOL mempertemukan LOS dan FURIA, dua tim yang sebenarnya sudah sama-sama memastikan tiket ke Worlds, tetapi masih memperebutkan jalur masuk.

LOS menang 3-2 dalam seri lima game yang ketat. Menurut laporan Strafe Esports, di game penentuan LOS membangun keunggulan gold lebih dari 10.000, menutup laga dengan 13 kill berbanding sembilan, dan menghancurkan Nexus FURIA setelah sekitar 35 menit. Wallyson "Duduhh" Queiroz da Silva mencatat KDA 6/2/6 di game itu.

Kemenangan tersebut penting karena dua hal. LOS langsung masuk ke Swiss Stage sebagai unggulan pertama Brasil, sementara FURIA, yang mengalahkan LOS 3-1 di final split pertama, harus memulai perjalanan dari Play-In pada 15 Oktober.

Strafe juga mencatat bahwa drawing dilakukan sepenuhnya acak, tanpa pot unggulan atau pembatasan regional. Siapa pun bisa bertemu siapa pun, dan hasilnya langsung memberi penggemar Barat laga klasik di ronde pertama.

Cloud9 vs Karmine Corp, Duel yang Ditunggu

Sheep Esports menyebut pertemuan Cloud9 dan Karmine Corp sebagai laga NA vs EU klasik dalam format best-of-five. Cloud9 datang dengan tren performa yang membaik, sementara Karmine Corp menutup musim panasnya dengan sangat kuat. Keduanya juga punya solo laner berlatar belakang liga Korea, faktor yang membuat duel lane atas dan tengah menarik untuk diikuti.

Di laga lain, FURIA dan MVK Esports sama-sama mewakili wilayah yang dulu dianggap "wildcard". Brasil dan Vietnam terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir, dan pertemuan ini menjadi ujian langsung tentang siapa yang lebih siap di panggung terbesar.

Format Play-In tahun ini memakai sistem double elimination, dan semua seri dimainkan best-of-five. Tim yang kalah sekali masih punya kesempatan di lower bracket, tetapi kekalahan kedua berarti pulang. Dari empat tim, hanya satu yang akan lolos ke Swiss Stage.

Bagi penonton Asia Tenggara, MVK Esports menjadi tim yang paling dekat secara regional. Mereka adalah unggulan ketiga LCP, liga yang juga mengirim Team Secret Whales sebagai unggulan pertama dan CTBC Flying Oyster sebagai unggulan kedua. Jika MVK lolos dari Play-In, kawasan ini akan punya tiga wakil di Swiss Stage.

Peta Peserta dan Jalan Menuju Brooklyn

Secara total, 19 tim akan bertanding. LCK dan LPL masing-masing mengirim empat tim; LEC, LCS, dan LCP masing-masing tiga; sementara CBLOL dua.

Dari Korea Selatan ada Gen.G, Hanwha Life Esports, T1, dan Dplus KIA. LPL mengirim Anyone's Legend, Bilibili Gaming, Top Esports, dan Invictus Gaming. Eropa diwakili G2 Esports, Movistar KOI, dan Karmine Corp, sementara Amerika Utara mengirim Team Liquid, Cloud9, dan LYON. LOS dan FURIA mewakili Brasil.

Sorotan terbesar tentu tetap pada T1. Tim Lee "Faker" Sang-hyeok datang dengan status juara tiga kali berturut-turut, dan pertanyaan apakah mereka bisa memperpanjang dinasti itu akan menjadi narasi utama sepanjang turnamen. Namun jalannya tidak akan mudah. Bilibili Gaming dan Hanwha Life Esports, menurut Strafe, sama-sama memenangi satu trofi internasional musim ini.

Setelah Play-In di Los Angeles pada 15-18 Oktober, turnamen pindah ke Allen, Texas, untuk Swiss Stage pada 23-31 Oktober. Babak gugur dimulai 3 November, dan grand final dijadwalkan berlangsung di Brooklyn, New York, pada 14 November 2026.

Jadi untuk penggemar Indonesia, siapkan alarm. Selama sebulan ke depan, pertandingan terbaik League of Legends dunia akan banyak dimainkan saat dini hari waktu Indonesia, mulai Jumat (16/10/2026) pukul 01.00 WIB.

Foto: Colin Young-Wolff & Shannon Cottrell/Riot Games

Share This Article

Comments

Login to join the conversation and leave a comment.

Loading comments...